alat pertanian drip Irrigasi

Category
Last Update
17 / 06 / 2021
MinimumPurchase
10 Biji
Visited
14 Times

Price
Rp. 500

Share

Add To Cart

Attention!

This company is registered as a Free Member. Avoid making payments before meeting the seller or seeing the goods in person. COD (Cash On Delivery) or meeting directly with the seller is a safe transaction method that we recommend.

Specification of alat pertanian drip Irrigasi

Browse through the extensive list of Farming tools. Find the best offer from thousand of supplier in Indonetwork.
Drip irrigation merupakan suatu sistem irigasi yang tengah populer pada masa ini. Sistem ini lebih menekan pada tingkat keefektifan serta keefisienan air irigasi yang diaplikasikan pada lahan budidaya. Sistem irigasi tetes juga sering juga dikombinasikan dengan perlakuan pemupukan pada tanaman, cara ini disebut fertigasi. Dengan dilakukannya penerapan fertigasi pada lahan budidaya membuat pekerjaan yang dilakukan dalam berbudidaya tanaman lebih mudah dan efektif. Penambahan nutrisi pada saluran irigasi ini umumnya menggunakan nutrisi AB mix. Hal yang perlu dilakukan ketika melakukan pemupukan melalui fertigasi yaitu nilai EC (Electrical Conductivity) pada suatu larutan nutrisi tersebut. Kadar EC pada larutan nutrisi sangat penting diperhatikan, karena nilai ini dapat menunjukkan konsentrasi nutrisi yang terlarut dalam suatu larutan tersebut. Apabila konsentrasi nutrisi yang terlarut dalam jumlah banyak, maka nilai EC larutan tersebut akan semakin tinggi dan begitu juga sebaliknya (Ekaputra dkk, 2018). Menurut Widiastuti dan Wijayanto (2017), sistem irigasi tetes cocok diaplikasikan pada lahan dengan sumber air terbatas, sistem irigasi tetes juga dapat menghemat pemakaian air karena dapat meminimalkan kehilangan air yang mungkin dapat terjadi akibat perkolasi, evaporasi dan aliran permukaan. Pengaplikasian irigasi tetes ini dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu dengan memanfaatkan gaya gravitasi dan menggunakan pompa air. Tentunya terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan masing-masing diantara keduanya. Pada sistem irigasi tetes terdapat beberapa komponen penting. Komponen tersebut meliputi pompa air, penampung air, tabung/kolam fertigasi, Saluran primer, Saluran sekunder (manifold), PCJ, dan emitter. Cara kerja sistem irigasi tetes ini dari awal pompa air akan menghisap air yang berasal dari sumber air, air tersebut kemudian ditampung dalam tempat penampungan air yang biasanya menggunakan tandon. Air selanjutnya dialirkan ke dalam kolam fertigasi. Pada tahapan ini, air ditambahkan nutrisi yang selanjutnya dialirkan menuju saluran primer, dalam tahap ini air tersebut dapat dialirkan menggunakan pompa air maupun hanya mengandalkan gaya gravitasi saja.
Show More

INDOURBANFARMING

Urbanfarm merupakan perusahaan yg menjual bebagai Keperluan  pelengkapan pertanian modern diantaranya adalah pottray, plastik UV, insectnet, drip irrigation, Neem Oil, Paranet, springclip dll....
Show More

INDOURBANFARMING

Free
The OZ Residence HG 07, Karangwidoro Dau Malang - Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia -65151
Last Login 08 / 04 / 2022